Pada saat berunding mengenai destinasi liburan dengan biaya yang terjangkau, jarak yang dekat, waktu yang efektif serta situasi menyenangkan untuk melepas penat dari semua kegiatan 1 hari - hari, tak tahu mengapa, pulau tidung yang segera terbersit di pikiran kami. ya, pulau tidung, di antara sisi lokasi dari kepulauan seribu yang terdapat di jakarta utara ini memanglah populer dapat wisata baharinya.
Sebelum saat pergi, sebagian minggu pada mulanya, saya serta ketujuh rekan saya melacak informasi sejumlah - banyaknya mengenai wisata pulau tidung ini. dari informasi yang kami mencari tersebut, sampailah kami ke sebagian nomer telephone fasilitator, serta selanjutnya kami tentukan satu orang fasilitator untuk liburan kami saat ini.
Fasilitator yaitu penyedia layanan paket - paket liburan di pulau tidung. tugasnya menyiapkan lengkap seluruh keperluan wisatawan, dimulai dari sediakan saranatravel untuk keberangkatan, area penginapan, makan, instruktur menyelam, penyewaan sepeda, hingga fasilitas travel untuk kepulangan beberapa wisatawan. tarif beberapa fasilitator inipun tidak sama - lain, pastinya sesuai dengan sarana yang mereka menawarkan. namun untuk liburan low biaya layaknya yang kami ambillah, rata - rata dengan biaya kurang dari rp 300. 000, - per orang, wisatawan telah bisa nikmati paket liburan yang lengkap serta memuaskan.
Singkat cerita, berangkatlah kami berdelapan di hari sabtu untuk nikmati liburan di pulau tidung. gagasan waktu liburan kami saat ini yaitu dari hari sabtu hingga hari minggu. berkumpul di cawang pada jam 05. 00 wib, kami segera berangkat menuju muara angke, area kapal yang dapat membawa kami ke pulau tidung berlabuh.
Sesungguhnya untuk meraih pulau tidung dapat dicapai dari dua alternatif area keberangkatan, yakni dari pantai marina ( ancol ) gunakan speed boat, serta dari muara angke gunakan kapal kayu bermotor. namun dikarenakan ini liburan dengan biaya terjangkau, janganlah pikirkan kami berangkat gunakan kapal mewah layaknya yang ada di film luar negeri. janganlah juga pikirkan situasi kapal yang lapang dengan beberapa penumpang yang dapat duduk dengan lega. untuk dudukpun beberapa penumpang mesti bersila supaya penumpang lain dapat muat ada didalam satu kapal.
Namun tenang saja, walau situasi layaknya itu, bayangan liburan menyenangkan telah menari - nari di kepala kami, serta saat itu juga hilanglah semua kesulitan yang ada.
Saya kurang tahu apakah seluruh kapal di check atau tidak, namun yang saya tengok serta saya ketahui, cuma kapal yang kami tumpangi yang di check serta punya masalah. kontrol ini berjalan lebih kurang satu jam. serta selanjutnya kapal diputar balik kembali menuju muara angke. siapa yang rugi ? sudah pasti bukan hanya pengemudi yang lalai tersebut, namun penumpang yang tidak paham apa - apa serta dilewatkan terluntang - lantung sembari mengharapkan tetap ada kapal yang dapat berangkat menuju pulau tidung. ya, dikarenakan bila hari telah siang, jarang ada kapal yang berani berlayar karena ombak yang cukup besar serta kurang bersahabat.
Namun untunglah liburan saat ini tetap jadi rejeki kami. setelah tiba kembali di muara angke serta menghubungi fasilitator kami di pulau tidung, ia menitipkan kami di kapal yang memanglah belum berangkat dari pagi, hingga kami tak perlu menanti kapal yang datang di siang hari. melalui perjalanan yang mengonsumsi waktu lebih kurang tiga jam di atas kapal dengan ombak yang cukup meningkatkan adrenalin, selanjutnya tibalah kami di pulau tidung. plang besar “pulau tidung” yang menjulang dengan tingginya layaknya telah memanggil - manggil kami. hilanglah telah seluruh kecemasan serta kesulitan kami sepanjang perjalanan tadi.
Tanpa menanti lebih lama lagi, kami segera menghubungi fasilitator kami. seorang ayah masyarakat lokal yang amat ramah. si ayah menuntun kami menuju sepeda sewaan kami masing - masing yang dapat membawa kami ke area penginapan, sesuatu tempat tinggal yang terlihat sederhana dari luar, namun nyatanya sesudah masuk ke didalam, tempat tinggal sederhana tersebut dilengkapi spring bed, dispenser serta air conditioner yang lengkap. ah, menyenangkan.
Sesudah menyimpan barang bawaan, makan siang serta istirahat sebentar, kami segera bergegas menuju tempat tinggal fasilitator kami untuk mengambil peralatan menyelam. ya, kami dapat segera lakukan snorkeling, menjelajahi keindahan bawah laut pulau tidung.
Dengan dipandu sebentar oleh instruktur menyelam, kami segera berangkat menumpang kapal motor kecil menuju ke sedang laut. di titik - titik spesifik lokasi laut, kita dapat nikmati indahnya biota bawah laut pulau tidung yang tidak terbayarkan terasa. sengatan - sengatan binatang laut pada kulit lantas tidak merasa sakit lagi, terbayarkan oleh rasa senang yang didapat.
Sayang, menyambut senja, ombak laut telah tidak bersahabat lagi, yang mengharuskan kami kembali ke daratan menuju penginapan. ya, istirahat malam ini, dikarenakan besok hari liburan indah di pulau tidung tetap menunggu kami.
Di hari minggu, pagi - pagi sekali kami telah dibangunkan oleh nada kegiatan warga lebih kurang. layaknya hunian biasanya, saat pagi hari, kegiatan pasar sayur mayur telah ramai disambangi oleh beberapa ibu yang dapat memasak untuk keluarganya.
Sesudah sarapan serta nikmati view matahari terbit dari teras tempat tinggal, kami berdelapan segera menuju segi lain lokasi pulau tidung yang belum kami pernah sambangi tempo hari.
Pada mulanya kami pikir tetap terlampau pagi serta sepi untuk jalan - jalur melingkari pulau. namun nyatanya salah, jalur - jalur di area pulau telah amat ramai oleh wisatawan. umumnya wisatawan memakai waktu semaksimal barangkali untuk nikmati keindahan pulau.
Kami melalui sesuatu jembatan yang oleh masyarakat lokal diberi nama “jembatan cinta”. namun janganlah mengharapkan spot ini sepi pengunjung, dikarenakan untuk berjalanpun kami mesti berdesak - desakan dengan pengunjung lain. banyak pengunjung yang antri pingin rasakan sensasi terjun dari lekukan jembatan di ujung dermaga setinggi lebih kurang tujuh mtr. tersebut menuju ke basic laut.
Melalui jembatan cinta, kami berdelapan jalan sampai ke ujung jembatan, menuju ke sesuatu pulau kecil yang tetap jadi sisi dari pulau tidung. di pulau ini agak sepi dengan pengunjung, barangkali dikarenakan letaknya yang cukup jauh dari pulau utama. serta di pulau kecil inilah kami berdelapan segera asyik dengan aktivitas masing - masing. persis layaknya anak kecil yang diijinkan untuk tidak tidur siang oleh ibunya, kami segera kegirangan sekali. dimulai dari bergaya optimal untuk difoto sebagai dokumentasi perjalanan, bikin istana pasir, hingga berkreasi bikin jebakan gali pasir yang didalam, kami kerjakan berbarengan. empat jempol untuk liburan saya saat ini. luar biasa. saya hingga pada sesuatu rangkuman bahwa sesuatu liburan, sesederhana atau serumit apa pun dapat dilewati dengan indah asal kita niatkan dari hati serta ditempuh berbarengan orang - orang yang pas. bahagia itu sederhana, sesederhana liburan saya saat ini di pulau tidung.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar